Tantangan Neuroscience

Neuroscience, juga dikenal sebagai neurobiologi, adalah studi ilmiah tentang sistem saraf. Ini adalah cabang multidisiplin biologi yang menggabungkan anatomi, sitologi, fisiologi, biologi perkembangan, pemodelan matematika, biologi molekuler, dan psikologi untuk memahami sifat-sifat dasar dan yang muncul dari neuron dan sirkuit saraf.

Salah satu tantangan penting ilmu saraf adalah pemahaman tentang hubungan sebab akibat antara aktivitas saraf dan perilaku. Singapore NTU – School of Biological Sciences sedang melakukan penelitian lanjutan yang melibatkan Probe Optoelektronik (OEP).

Teknik ini memungkinkan para peneliti untuk merekam ratusan neuron di dalam otak tikus melalui pemanfaatan serat optik halus. Serangkaian rekaman kronis dapat dibuat untuk tikus yang bergerak bebas atau dengan kepala tetap.

Tantangan:

Agar berhasil melakukan percobaan, alat yang sangat tepat harus dibuat untuk menempatkan lensa dan serat optik di tempat yang benar. Tantangan bagi tim adalah dalam menemukan teknologi manufaktur yang akan memungkinkan mereka untuk menempatkan probe pada tingkat mikro di dalam otak tikus dengan benar.

Solusi:

Bekerja dengan ECS, printer 3D Systems ProJet MJP 2500 dan bahan VisiJet M2R-TN biokompatibel dipilih untuk penelitian ini. ProJet MJP 2500 menawarkan berbagai bahan biokompatibel dan kemampuan untuk mencetak dalam resolusi tinggi (lapisan 16 mikron) berhasil mencetak bagian-bagian dalam akurasi yang diperlukan.

4 bagian rumit utama, yang memerlukan pemasangan yang benar, dipilih untuk penelitian ini menggunakan printer ProJet MJP 2500 adalah:

  1. The Hat
  2. Micro-drive
  3. Dukungan OEP
  4. Pegangan drive mikro

Dengan beberapa bagian dari bagian-bagian yang memiliki dinding setipis 200 mikron, geometri bagian-bagian itu dianggap sangat menantang bagi banyak teknologi pencetakan termasuk yang photopolymerization.

Tinggalkan Balasan

id_IDIndonesian